Sabun Natural vs Sabun Mandi Biasa

800px-Decorative_SoapsApa sei sebernarnya yang membuat beda antara sabun Natural dengan sabun biasa?Kenapa harganya bisa jauh berbeda?

Definisi Sabun.

Sabun mempunyai beberapa definisi tergantung seberapa besar yang Anda inginkan. Secara teknik, sabun adalah hasil reaksi kimia antara fatty acid dan alkali. Fatty acid adalah lemak yang diperoleh dari lemak hewani atau nabati. Ada beberapa jenis minyak yang dipakai dalam pembuatan sabun, antara lain : Minyak zaitun (olive oil), minyak kelapa (coconut oil), minyak sawit (palm oil), minyak kedelai (soy bean oil) dan lain – lain. Masing – masing mempunyai karakter dan fungsi yang berlainan. Secara sederhana dapat dirumuskan sebagai berikut :

Fatti Acid ( oils) + Base ( Natrium Hydroxide / Lye) = A Salt (soap)

Namun demikian, catatan yang mesti digarisbawahi di sini adalah hasil akhir dari produk sabun Natural tidak mengandung alkali ( lye free)

Bagaimana Pembuatannya?

Hal pertama yang dilakukan adalah menimbang seluruh bahan yang akan digunakan, mulai dari minyak, air, NaOH, pewarna & pewangi. Air dan NaOH dilarutkan terlebih dahulu, sementara minyak dipanaskan sampai mencapai suhu 45 – 50 derajat C. Setelah keduanya mencapai suhu yang hampir sama, maka lye dituangkan ke dalam minyak, diaduk sampai mencapai trace ( yang dimaksud dengan “trace” adalah kondisi di mana larutan sabun mengental akibat pangadukan, bentuknya menyerupai mayones, atau fla). Setelah diberi pewarna dan pewangi, maka sabun siap untuk dituangkan ke dalam cetakan dan didiamkan selama 24 – 48 jam untuk menetralkan alkali. Setelah itu sabun dikeluarkan dari cetakan, dipotong – potong sesuai selera dan didiamkan selama 4 – 6 minggu (curing process), setelah itu sabun siap untuk digunakan. Proses pembuatan sabun ini dinamakan Cold Process Method (CP). Sabun yang dibuat dengan sistem CP ini akan menghasilkan sabun yang lembut dan sangat bagus untuk kulit.

spa-1

Commercial vs Handmade Natural Soap

Sabun yang banyak dijumpai di pasaran meskipun meski disebut sabun, sebenarnya adalah detergent, bahan dasar yang di pakai adalah Sodium Lauryl Sulfate ( SLS), Sodium Laureth Sulfate (SLES) merupakan bahan dasar pembuatan detergent , SLS berfungsi sebagai surfactant ( surface active agent) atau agen pembersih. Karena bersifat pembersih, maka lemak – lemak yang berfungsi untuk melindungi kulit juga ikut larut, sehingga kulit menjadi kering dan berakibat pada iritasi.

Sabun mandi komersial pada umumnya mengandung banyak senyawa kimia seperti kandungan petroleum, synthetic chemical, dan petrochemical (chemicals harmful) yang dapat merusak kulit dan lingkungan.

Produsen sabun mandi komersial mencampur larutan kimia. Ini dilakukan
agar mereka dapat menghasilkan sabun dengan biaya yang serendah mungkin dan dapat menghasilkan sabun sebanyak mungkin dalam waktu yang sesingkat mungkin.

Sedangkan bahan utama sabun natural adalah olive oil, coconut oil, palm oil, soybean oil, castor oil, cocoa butter. Ketika memakai sabun natural maka kotoran dan bakteri akan diangkat oleh molekul dari sabun tersebut. Kemudian, minyak nabati yang sangat sehat dan baik untuk kulit akan melekat dikulit, dan membuat kulit lebih halus dan bersinar.

Ingin mencoba sabun buatan kami?

soap-2

0 Responses to “Sabun Natural vs Sabun Mandi Biasa”



  1. No Comments Yet

Leave a Reply




sb-on-fb

Office :

 
Dewata Souvenirs
 Perum Dalung Permai
Blok VV No. 43
Badung-BALI- INDONESIA
 phone : +62 361 8564213
      +62 818 053 563 34
 E-mail : order@dewatasouvenirs.com






Bank Account


Bank Mandiri (IDR)
KCP Denpasar T. Umar
Account No. 145-00-0529132-9
Account Name. Kholik Mawardi


Permata Bank (USD)
Account No. 5804236513
Account Name. Kholik Mawardi
Swift Code : BBAIDJA

Blog Stats

  • 2,174 hits

 

June 2009
M T W T F S S
    Jul »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Member Of :

pengusahamuslim
top-logo

Small Business Blogs - BlogCatalog Blog Directory


Blog Directory

S E O Monitor